Sabtu, 09 April 2022

JURNAL REFLEKSI MINGGU KE-17

 

Modul 3.1. Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran

 Oleh 

SLAMET WIDODO,S.Pd

SD NEGERI 1 SIMO

CGP ANGKATAN 4 KABUPATEN BOYOLALI

Assalaamu’alaikum wrwb.

Alhamdulillah, Puji syukur admin panjatkan ke Hadirat Allah SWT, atas segala nikmat sehat yang luar biasa yang diberikan untuk ummatnya, sehingga sampai saat ini bisa melaksanakan kewajiban Puasa Bulan Ramadhan yang membawa berkah ini. Tak lupa dengan nikmat sehat ini admin tetap bisa melaksanakan tugas sebagai guru penggerak.

Model 8: Model Driscoll

Minggu Ini admin melaksanakan  aktivitas pembelajaran baru yaitu mulai mempelajari modul 3.1 pengambilan keputusan. Sebagai aktivitasnya adalah mulai dari diri sendiri dan Eksplorasi konsep mandiri

Jurnal Kali ini  menggunakan model Driscoll.

1. WHAT? (Deskripsi dari peristiwa yang terjadi)

CGP membedakan dilema etika/ethical dilemma dengan bujukan moral/moral temptation dan mengidentifikasi jenis dilema berdasarkan 4 paradigma, baik dilema yang dihadapi orang lain maupun diri sendiri. Dalam Pembelajaran Eksplorasi konsep, CGP mengingat kembali peristiwa di mana CGP mengambil sebuah keputusan sulit. Keputusan sulit yang bisa termasuk keputusan dilema etika atau bujukan moral. Untuk mendalami lebih lanjut apa perbedaan keduanya, CGP mempelajari jenis-jenis dilema dan paradigma dalam pengambilan keputusan dengan terlebih dahulu menyimak pertanyaan pemantik dan menentukan nilai yang merupakan dilema etika dan bujukan moral.

Aktivitas lainnya CGP sebagai pemimpin pembelajaran memahami dan memilih 1 dari 3 prinsip dalam pengambilan keputusan yang memuat unsur dilema etika. Ada 3 prinsip dalam pengambilan keputusan yaitu : Berpikir Berbasis Hasil Akhir, Berpikir Berbasis Peraturan, dan Berpikir Berbasis Rasa Peduli. Di eksplorasi konsep selanjutnya CGP menerapkan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan dalam permasalahan yang hadapi dan bersikap reflektif, kritis, dan kreatif.

 

2. SO WHAT? (Analisis dari peristiwa yang terjadi)

Setelah menyelesaikan seluruh aktivitas  banyak yang didapat oleh saya. Bahwa dalam pengambilan keputusan haruslah benar-benar teliti, cermat dan hati-hati. Pikiran fokus tidak mengambil keputusan secara terburu-buru bahkan sudah dibuat keputusan pun harus tetap merefleksi kembali apakah keputusan yang kita ambil sudah benar-benar mewakili aspirasi seluruh pihak yang terlibat atau tidak. Cara yang kita ambil dalam mengambil keputusan adalah dengan 9 langkah pengujian pengambilan keputusan.

 

3. NOW WHAT? (Tindak lanjut dari peristiwa yang terjadi)

saya akan coba mengaplikasikan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan terhadap setiap kasus yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari khususnya di sekolah. langkah-langkah ini merupakan salah satu upaya yang diambil untuk menciptakan kondisi yang lebih kondusif dan ideal sebagai imbas dari pengambilan keputusan yang tepat. Bahkan kemungkinan/resiko yang muncul akibat dari ketidaktepatan keputusan pun dapat diminimalisir. Dalam pengambilan keputusan yang benar-benar tepat dapat diperoleh dari melibat-aktifkan seluruh warga sekolah khusus komunitas praktisi. Keputusan yang diambil dari melibatkan seluruh elemen di sekolah akan mampu mengakomodir seluruh kepentingan, harapan dan keinginan semua pihak. Selanjutnya saya akan coba mensosialisasikan pengetahuan dan pengalaman saya terkait materi pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran di instansi tempat saya bekerja sehingga semua pihak terlibat dapat bergerak bersinergis mengambil keputusan yang tepat yang memberikan kemanfaatan bagi semua pihak.

 

Guru hebat pendidikan maju

 

Wassalamualaikum wrwb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar