Jumat, 10 Juni 2022

Jurnal Refleksi Minggu Ke-23


OLEH: SLAMET WIDODO,S.Pd

SD NEGERI 1 SIMO

Calon Guru Penggerak Angkatan 4 Kabupaten Boyolali 

Puji syukur kehadirat Allah Swt, karena pada kesempatan ini kita masih dapat mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak dan sudah berada pada minggu ke-23. Tak terasa ternyata setelah dijalani pendidikan guru penggerak itu sangat menyenangkan. Di minggu ke-23 saya akan mencoba merefleksi aktivitas pembelajaran yang telah dilalui. Adapun aktivitas pembelajaran di minggu ke-23 meliputi:

3.3.a.5. Ruang Kolaborasi Presentasi- Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

3.3.a.6. Refleksi Terbimbing - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

3.3.a.7.    Demonstrasi Kontekstual - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

Jurnal refleksi di minggu ini penulis akan merefleksi menggunakan Model 5: Connection, challenge, concept, change (4C). Model ini dikembangkan oleh Ritchhart, Church dan Morrison (2011). Berikut adalah deskripsi jurnal refleksi minggu 23 menerapkan model 4C:

1. Connection

Modul 3.3. pengelolaan program yang berdampak pada murid. Sebagai  guru penggerak berperan menggerakkan guru lain untuk membuat komunitas belajar yang akan saling bahu membahu menyusun dan merancang sebuah program yang berdampak pada murid. Program yang disusun dalam komunitas belajar adalah program yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap murid seperti dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan pada diri murid. guru penggerak bersama guru lain dan pemangku kebijakan duduk bersama membuka ruang diskusi dan berkolaborasi merancang ekosistem pendidikan yang memberikan ruang pada murid untuk bisa mengembangkan dirinya secara maksimal dalam kegiatan yang telah dirancang dalam program yang berdampak pada murid.  Program yang disusun bersama dalam komunitas perubahan yang menjadikan anak memiliki kenyamanan, ketenangan dan dan kebahagian dalam melakukan setiap kegiatan yang terakomodir dalam program tersebut.


2. Challenge

Selama ini dalam menjalankan sebuah program sebenarnya sekolah sudah mengetahui adanya tahapan dalam pelaksanaan program yaitu Monitoring, Evaluation, Learning, Reporting (Monitoring, Evaluasi, Pembelajaran, Laporan) hanya saja dalam pelaksanaan di lapangan kebiasaannya tidak secara sempurna dilaksanakan. Faktanya hanya menjalankan tahap monitoring dan evaluasi. Padahal learning dan reporting merupakan tahapan yang penting yang tidak boleh dilewatkan.

Dalam learning digunakan untuk berpikir dan merefleksikan situasi dan dapat membantu menyusun refleksi tertulis. Dalam learning juga membahas aspek utama dari apa yang perlu dipertimbangkan ketika meninjau suatu pengalaman. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari refleksi perlu ditinjau kembali pemikiran yang dimiliki.

Dalam laporan digunakan sebagai media untuk menginformasikan atau memberikan masukan untuk setiap pengambilan keputusan yang diambil. Maka sangat penting membuat sebuah laporan yang dapat dipertanggung jawabankan. Laporan yang tidak menimbulkan kecurigaan khalayak umum. Laporan yang menjadikan setiap warga sekolah bertanggung jawab terhadap program tersebut.

Selain itu yang sering tidak dilakukan adalah memenejemen resiko secara matang.  Salah satu hal yang harus dilakukan dalam merencanakan program. Menejemen resiko ini merupakan sebuah langkah awal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi segala sesuatu yang kemungkinan besar dapat terjadi, termasuk juga dalam merencanakan dan melaksanakan program pendidikan. Oleh karena itu, sekolah sebagai lembaga pendidikan wajib melakukan rangkaian analisis dan metodologi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, mengendalikan dan mengevaluasi risiko yang mungkin timbul dari pelaksanaan program sekolah.

 

3. Concept

3.3.a.7. Demonstrasi Kontekstual - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

Menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari mengenai tahapan pengelolaan program. Merancang pengelolaan program dengan melibatkan orang tua dan komunitas.

Tahapan BAGJA

B-uat Pertanyaan

Buatlah pertanyaan untuk mengarahkan kita kepada penelusuran hal-hal yang akan kita lakukan

A-mbil Pelajaran

Ceritakan dan tuliskan pengalaman/kegiatan baik, prestasi yang pernah terjadi yang berhubungan dengan topik bahasan (kepemimpinan siswa (murid) di sekolah)

G-ali Mimpi

Buat gambaran rinci kondisi ideal atau mimpi kita terkait topik bahasan:

Kepemimpinan seperti apa yang dibayangkan ada dalam diri siswa (murid)

Perilaku apa saja yang ada pada siswa (murid) dengan kepemimpinan yang baik

Perilaku guru seperti apa yang mendorong kepemimpinan siswa

Perilaku kepala sekolah seperti apa yang mendorong kepemimpinan siswa

Perilaku orang tua seperti apa yang mendorong kepemimpinan siswa

Hal apa saja yang perlu dimiliki untuk meningkatkan kepemimpinan siswa

J-abarkan Rencana

Membuat cara/strategi mencapai mimpi-mimpi yang sudah kita tuliskan:

Rencana/strategi apa yang perlu dilakukan (siapa melakukan apa)?

Bagaimana memonitor dan mengevaluasi rencana tersebut (bisa melihat format kerangka Monev)

A-tur Eksekusi

Menentukan tim inti program:

Siapa koordinator/penanggung jawab pelaksanaan program

Siapa yang bertugas memonitor dan mengevaluasi jalannya program

Siapa yang bertugas membuat laporan program

Bagaimana cara komunikasi/koordinasi yang dilakukan tim (melalui pertemuan (diskusi), rapat mingguan/bulanan dll) untuk memberi kabar satu sama lain tentang jalannya program

 

Kerangka Monitoring, Evaluasi, dan Pembelajaran

Pertanyaan Kunci

Pertanyaan Kunci Evaluasi Program (Diisi dengan pertanyaan utama yang menjadi tujuan evaluasi)

Fokus Monitoring

Monitoring Diisi dengan pilihan aktivitas-aktivitas atau tujuan antara program (outcomes) yang akan dipantau/dimonitor sepanjang pelaksanaan program, hal ini yang akan digunakan sebagai data untuk evaluasi program. Pertimbangan Pemilihan Diisi dengan alasan pemilihan aktivitas atau tujuan antara (outcomes) program. Pertanyaan Utama Monitoring Diisi dengan pertanyaan untuk menggali fokus monitoring yang berpengaruh pada tujuan program

Metode Penggalian Data

Data Pertanyaan Monitoring Diisi dengan pertanyaan Utama Monitoring

Sumber Informasi Diisi dengan pihak/aktor yang berkaitan dengan pertanyaan monitorin

Metode diisi dengan metode untuk penggalian data kepada sumber informasi Contoh: kajian evaluasi, observasi, wawancara, kuesioner/survey

Kapan/ Bagaimana Diisi dengan waktu penggalian informasi

Strategi Pengolahan Data

Pertanyaan Monitoring Diisi dengan pertanyaan monitoring dan pertanyaan tambahan tentang tim pengelola program

Data yang terkumpul Diisi dengan data dan informasi yang menjawab pertanyaan monitoring tersebut, dari berbagai metode

Kesimpulan Diisi kesimpulan yang dapat ditarik untuk menjawab pertanyaan monitoring dari data dan informasi yang ada pada kolom kedua

Catatan Khusus, Pengecualian, dll, bila ada catatan khusus yang memberikan nuansa atas kesimpulan yang ditarik, catat di kolom

Pembelajaran Program

Faktor-Faktor Pendukung Pelaksanaan Program Diisi dengan hal-hal yang mendukung keberhasilan program

Faktor-Faktor Penghambat Pelaksanaan Diisi dengan hal-hal yang menghambat pencapaian program

Program Pembelajaran,

Diisi dengan hasil refleksi dan temuan-temuan signifikan selama pelaksanaan program

Pelaporan Program

Gambaran Umum Program:

Deskripsi Pelaksanaan Program:

Waktu Pelaksanaan

Strategi Pelaksanaan Program

Faktor Pendukung dan Penghambat Program

Hasil Pelaksanaan Program

Evaluasi Program

Pembelajaran Program

 4. Change

Memetakan asset yang dimiliki sekolah

Memanfaatkan asset tersebut untuk mendukung keterlaksanaan program sekolah yang berdampak pada murid

Menyusun program sekolah yang berdampak pada murid dengan berbasis aset

Manajemen risiko untuk meminimalisir datangnya kemungkinan-kemungkinan yang tidak diharapkan.


salam .

guru bergerak

pendidikan maju

Tidak ada komentar:

Posting Komentar